Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Nawala Project Efektif Memblokir Situs Porno

Para pakar IT mengatakan bahwa manfaat internet 1% baik untuk anak dan 99% dapat menghancurkan anak, Jika tidak ada pengawasan dari otang tua1 Internet adalah suatu dunia maya yang memiliki jaringan sangat luas dan dapat diakses oleh siapapun.Salah satu faktor yang membuat para orang tua khawatir, dan kemudian mengurungkan niatnya untuk berlangganan internet, adalah soal pornografi. Mereka khawatir maraknya konten porno akan merusak pikiran anak-anak. Alih-alih tambah pintar, tambah wawasan, konten porno justru dikhawatirkan akan membuat moral mereka rusak. Jadi bagaimana?



Konten porno atau negatif, akan selalu ada, sama halnya dengan konten yang baik dan positif. Yang perlu dilakukan adalah menyaring konten atau isi informasi dari internet yang boleh dan aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak, bukan bersikap antipati atau menolak kehadiran internet. Salah satu cara untuk menyaring konten internet adalah dengan menggunakan DNS khusus, misalnya DNS Nawala Project.


Pemerintahpun berjanji akan memblokir sebagian situs porno yang ada atau yang dapat diakses oleh kalangan bebas di negara kita dan hal ini tidak main-main sekitar 80.000 situs porno telah terblokir pada awal ramadan ini.

Apa Itu Nawala Project?


Menurut website resminya, http://nawala.org, Nawala Project adalah sebuah layanan yang bebas digunakan oleh pengguna internet yang membutuhkan saringan konten negatif. Nawala Project secara spesifik akan memblokir jenis konten negatif yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan, nilai dan norma sosial, adat istiadat dan kesusilaan bangsa Indonesia seperti pornografi dan perjudian. Selain itu, Nawala Project juga akan memblokir situs Internet yang mengandung konten berbahaya seperti malware, situs phising (penyesatan) dan sejenisnya.



Perlindungan pengguna, terutama anak-anak menjadi perhatian utama Nawala Project. Dengan adanya layanan ini diharapkan Internet dapat menjadi tempat yang lebih aman dan nyaman agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Indonesia untuk mempercepat kemajuan serta kesejahteraan.


Layanan ini sejak awal dirancang untuk menerima masukan langsung dari komunitas internet dan Masyarakat Umum yang menjadi pengguna layanan. Masukan inilah yang ditelaah oleh Tim Nawala Project untuk menentukan apakah sebuah situs layak di filter atau tidak.


Panduan Penggunaan


Penerapan DNS Nawala bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu melalui komputer (cara #1), atau melalui modem/router DSL/ADSL/WiFi (cara #2). Berikut ini cara untuk menerapkan DNS pada komputer (Windows XP) (cara #1):


1. Klik kanan ikon My Network Places di desktop, kemudian pilih Properties.

2. Klik kanan ikon Local Area Network, kemudian pilih Properties.

3. Klik Internet Protocol (TCP/IP), kemudian klik tombol Properties.

4. Klik Use the following DNS server addresses.

5. Di bagian Preferred DNS server, isi dengan angka 203.34.118.12 180.131.144.144.


6. Di bagian Alternate DNS server, isi dengan angka 203.34.118.10 180.131.145.145.

7. Klik OK.


Sedangkan untuk menerapkan DNS pada modem ADSL (cara #2) (contoh: modem LevelOne FBR-1161):


1. Buka web browser.

2. Ketik alamat IP modem tersebut (192.168.1.254).

3. Ketik username dan password.

4. Ketik menu Interface Setup > LAN.

5. Di bagian DNS Relay, pilih Use User Discovered DNS Server Only.


6. Di bagian Primary DNS Server, ketik 203.34.118.12 180.131.144.144.

7. Di bagian Secondary DNS Server, ketik 203.34.118.10 180.131.145.145.

8. Klik tombol Save, kemudian restart modem.


Setting DNS Nawala pada modem ADSL (LevelOne FBR-1161)


Setting DNS Nawala pada modem ADSL (LevelOne FBR-1161)


Keterangan selengkapnya mengenai panduan penggunaan DNS ini bisa dilihat di http://nawala.org/?page_id=8


Kendala


Penggunaan DNS Nawala ini memang cukup ampuh menyaring tampilan situs-situs porno atau situs yang dianggap membahayakan. Saya menerapkannya pada modem ADSL (cara #2), bukan pada komputer (cara #1). Meski demikian, ada satu kendala yang sering saya alami dan terasa mengganggu. Dalam periode tertentu (saya tidak bisa memastikan, apakah sekian hari atau minggu, sebab tidak bisa diprediksi), saya tidak bisa konek ke internet. Uniknya, DNS Nawala (baik 203.34.118.12 maupun 203.34.118.10) bisa di-ping dan hasilnya bagus/nyambung, tidak putus. Jaringan LAN di rumah saya juga tidak bermasalah.


Jika sudah begini, biasanya DNS Nawala saya hapus, dan kembali menggunakan DNS default dari provider. Caranya: di bagian DNS Relay, pilih Use Auto Discovered DNS Server Only, kemudian klik Save, dan restart modem seperti biasa. Jika sudah bisa konek ke internet, baru kemudian saya kembali memasang DNS nawala seperti biasa.



Sampai sekarang saya belum tahu penyebab kenapa sering begini. Saya sudah coba bersihkan cache web browser melalui menu Tools > Clear Private Data, hasilnya nihil. Sama saja. Mungkin pembaca di sini ada yang lebih kompeten untuk menjawab. Ada yang bisa?


UPDATE:

DNS Nawala yang baru:

DNS #1: 180.131.144.144

DNS #2: 180.131.145.145

Blog yang berisikan segala macam informasi seperti bisnis, investasi, kesehatan, musik, politik, olahraga, dsb. ARTIKEL SELANJUTNYA..... SILAHKAN BERKOMENTAR DITEMPAT YANG DISEDIAKAN, DAN JANGAN SPAM KAWANKU HEHEHE
Mau Berlangganan artikel dan tips bagus dari website ini?? Silahkan daftarkan email anda dibawah ini..

Enter your email address:

Delivered by Pay-pal-indonesia